28 September 2015

bab 3 skripsi



BAB III
ANALISA DAN HASIL

3.1   Analisa Sistem
            Analisa sistem yang ada pada prinsipnya adalah mempelajari sistem yang sedang berjalan dengan melakukan penelitian sistem dan pengamatan terhadap unit kerja yang terlibat dalam proses. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dengan jelas dan terinci proses simpan pinjam pada Koperasi Sakato serta untuk menganalisa permasalahan-permasalahan atau hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan, dan diusulkan suatu pengembangan sistem yang baru.
            Pada Koperasi Sakato semua proses masih bekerja secara manual dimana pada proses pencatatan dan penyimpanan data masih disimpan pada buku catatan Koperasi dan proses pada komputer dengan menggunakan Microsoft office word dan excel sedangkan data-data yang disimpan tidak menggunakan database sehingga keamanan data tidak terjamin sehingga masalah sering terjadi.

Prosedur dan syarat-syarat Peminjaman
            Prosedur peminjaman pada Koperasi Sakato anggota diwajibkan mengikuti prosedur dan syarat-syarat yang telah ditetapkan, pada waktu anggota akan melakukan pinjaman anggota diharuskan mengisi formulir permohonan pinjaman yang telah disediakan Koperasi Sakato.
            Dalam proses simpan pinjam Koperasi Sakato telah menetapkan prosedur-prosedur yang harus dipatuhi oleh setiap anggota adalah sbb :
  1. Simpan Pinjam
a.   Untuk dapat melakukan proses simpan pinjam, pegawai harus mendaftarkan diri terlebih dahulu untuk menjadi anggota dengan mengisi formulir permohonan menjadi anggota sbb :

Tabel 3.1 Formulir Permohonan Menjadi Anggota
b.      Anggota yang akan melakukan pinjaman dapat mengajukan permohonan pinjaman kepengurus KPN Sakato dengan format sbb:
Tabel 3.2 Formulir Permohonan Pinjaman
Formulir Permohonan Pinjaman
c.   Jumlah pinjaman maksimal Rp 7.500.000,yang diperhitungkan dengan kemampuan mengangsur pinjaman melalui pemotongan gaji dan ketersediaan dana pinjaman Koperasi.
d.   Anggota yang dapat dilayani 4 orang/bulan, jika dana memungkinkan dapat diberikan lebih.
e.   Tingkat suku bunga 1% / bulan flat.
f.    Jangka waktu 24 bulan (2 tahun).
g.   Dikenakan biaya administrasi 0,5%.
h.   Untuk mengurangi resiko pinjaman akan diupayakan kerjasama dengan asuransi, biayanya dibebankan kepada anggota yang meminjan.
i.    Membayar simpanan wajib khusus sebesar 1% dari pokok pinjaman.
j.    Dana resiko 1% dari pokok pinjaman.
k.   Pada proses simpanan, ada simpanan yang tidak berlaku lagi yaitu simpanan KCK (Kredit Candak Kulak).
l.    Akan mematuhi ketentuan lain yang berlaku pada Koperasi Sakato.

  1. Cicilan
a.       Anggota diwajibkan membayar cicilan melalui pemotongan gaji pertiap bulannya berdasarkan pertimbangan gaji pokok dibagi berdasarkan jangka waktu peminjaman dan termasuk bunga 1%.
b.      Anggota juga bisa mengangsur cicilan secara langsung dan tunai tanpa harus melalui pemotongan gaji, apabila anggota telah mengsangsur secara tunai maka tidak dikenakan bunga.
  1. RAT (Rapat Anggota Tahunan)
a.       Rapat anggota diadakan sekali dalam setahun untuk mencatat dan merekapitulasi keuangan pada Koperasi Sakato dalam jangka 1 tahun dan menentukan SHU (Sisa Hasil usaha).
b.      SHU (Sisa Hasil Usaha) pada Koperasi Sakato dibagikan secara merata kepada setiap anggota dengan persentase 45% untuk anggota dan 55% untuk keperluan lain seperti gaji pegawai umum, pendidikan, pengadaan barang, administrasi, dll, banyaknya proses pembagian SHU untuk setiap per anggota tertentu dihitung berdasarkan 25% dari banyak simpanan dan 20% dari banyak pinjaman anggota, jadi setiap anggota mendapatkan pembagian SHU berbeda setiap per anggota tergantung aktifnya anggota tersebut bertransaksi dengan KPN Sakato baik itu proses simpanan maupun pinjaman.
c.       Dari laporan akhir tahun dapat dilihat jumlah angsuran masing-masing anggota, jumlah simpanan seluruh anggota, jumlah angsuran seluruh anggota Koperasi dengan format sbb:






Tabel 3.3 Laporan lama rekapitulasi simpanan anggota




Tabel 3.4 Laporan lama jumlah pinjaman Anggota



Tabel 3.5 Laporan lama simpanan Anggota



3.1.1   Analisa Sistem Informasi (ASI) Lama
            Analisa sistem informasi lama diperlukan untuk mengetahui dan menentukan masalah yang sebenarnya terjadi pada sistem yang sedang berjalan, ini diperlukan sebagai dasar untuk merancang sistem yang baru, pada sistem lama ini ditemukan kekurangan- kekurangan karena sistem belum komputerisasi dan penginputan data tidak terstruktur dan tersimpan dengan baik.
Berdasarkan uraian tersebut, aliran sistem informasi dapat diperhatikan pada gambar berikut:















ALIRAN SISTEM INFORMASI (ASI) LAMA
Gambar 3.1 Aliran Sistem Informasi (ASI) Lama
3.1.2    Evaluasi Sistem Lama
            Dari hasil penelitian, dapat diketahui kelemahan dan permasalahan yang sedang dihadapi Koperasi Sakato, yaitu:
1.      Pembuatan laporan yang masih mengunakan Microsoft Exel akan memakan waktu yang lama, sehingga ketelitian harus diperlukan agar laporan yang dibuat tepat dan akurat.
2.      Pengolahan data masih dilakukan manual, sehingga sering terjadi kesalahan, semua harus dihitung terlebih dahulu secara manual, mulai dari data simpanan, pinjaman,cicilan dan penarikan.
Setelah melakukan analisa terhadap input data, selanjutnya dilakukan analisa terhadap output yang dihasilkan dimana output tersebut berupa :
1.      Laporan Daftar Anggota
Laporan ini berisi identitas anggota. Laporan ini berguna bagi bendahara untuk mengetahui apakah yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai anggota pada saat mengajukan simpan pinjam.
2.       Laporan Simpanan Anggota
Laporan ini berisi seluruh simpanan yang dilakukan oleh anggota.
3.      Laporan Pinjaman
Laporan ini berisi data-data pinjaman anggota yang sudah disetujui oleh ketua koperasi.
Dari analisa yang dilakukan terhadap output, masih dirasakan adanya kekurangan dalam menghasilkan laporan. Dalam setiap laporan terdapat data yang sama seperti data anggota dan data simpan pinjam. Dilihat dari segi waktu yang digunakan untuk menginputkan data-data tersebut tidak efisien, belum lagi jika ada data yang perlu di ubah, maka semua data yang ada pada file yang bersangkutan juga harus di ubah, jika ada data yang tidak di ubah maka akan terjadi ketidakcocokan data.
            Bertitik tolak dari permasalahan tersebut maka penulis akan memanfaatkan database sebagai tempat penyimpanan data yang memungkinkan untuk dapat melakukan perubahan atau manipulasi terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut dengan lebih cepat dan mudah. Selain itu efisiensi penggunaan ruang penyimpanan dapat dilakukan karena penekanan terhadap jumlah redudansi data dapat ditekan dengan menerapkan relasi-relasi (dalam bentuk file) antar kelompok data yang saling berhubungan.
3.1.3    Usulan Sistem Informasi Baru
            Untuk mengatasi masalah yang ada maka bisa diusulkan sistem informasi yang baru, yaitu dengan mengadakan perubahan-perubahan dan perbaikan pada sistem yang lama.

3.2        Disain Sistem Baru
Setelah dilakukan penganalisaan terhadap sistem yang sedang berjalan maka disain sistem yang baru perlu dibuat, dimana tujuan dari sistem yang baru ini adalah sebagai penyempurnaan dari sistem yang ada. Adapun hal-hal yang perlu dirancang dalam sistem ini tidak terlepas dari bentuk yang telah ada sebelumnnya.
            Dari rancangan sistem yang baru ini diharapkan adanya perbaikan dan penyempurnaan dari sistem yang lama. Disain sistem baru yang diusulkan meliputi disain sistem secara global dan disain sistem secara terinci. Disain sistem secara global terdiri dari ASI (Aliran Sistem Informasi) Baru, Context Diagram, DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entry Relationship Diagram), dan struktur program, sedangkan disain sistem secara terinci dibagi menjadi disain input, disain output, dan disain file.  
3.2.1        Disain Global
Disain global merupakan rancangan sistem secara konseptual (logika), rancangan global ini ditujukan untuk memudahkan dalam rancangan sistem secara terinci. Disain global memberikan gambaran kepada user tentang sistem yang akan dirancang, dan informasi apa saja yang dihasilkan dari sistem tersebut.
3.2.1.1 Aliran Sistem Informasi (ASI) Baru
            Aliran Sistem Infromasi (ASI) Baru merupakan gambaran yang memperlihatkan aliran data dan proses yang terjadi dalam sistem baru yang akan dirancang. Gambaran Aliran Sistem Informasi (ASI) Baru dapat dilihat pada Gambar 3.2 berikut ini :
Gambar 3.2 Aliran Sistem Informasi (ASI) Baru
Keterangan gambar pada ASI baru :
1.      Penyerahan formulir pendaftaran anggota baru oleh bendahara koperasi, kemudian calon anggota mengisi formulir tersebut dan meyerahkan kembali pada bendaharakoperasi sekaligus membayar simpanan pokok.
2.      Bendaharakoperasi mengentrikan data anggota dan mencetak kartu anggota yang akan diberikan pada anggota, bendahara koperasi juga mencetak laporan anggota koperasi yang akan diberikan pada ketua.
3.      Anggota harus membayar simpanan wajib setiap bulannya dan simpanan lainnya sesuai kesepakatan yang telah dibuat dengan cara potong gaji langsung oleh bendahara gaji, kemudian bendahara koperasi akan mencetak laporan simpanan anggota yang akan diberikan pada ketua koperasi sebagai arsip.
4.      Untuk melakukan pinjaman anggota terlebih dahulu mengisi formulir pinjaman yang akan dientrikan dan diproses oleh bendahara koperasi untuk menghasilkan bukti peminjaman dan laporan peminjaman nantinya. Setiap melakukan pinjaman anggota wajib membawa kartu anggota agar pengentrian data mudah dilakukan.
5.      Untuk pembayaran cicilan, gaji anggota akan di potonglangsung oleh bendahara gaji, selanjutnya bendahara koperasi akan memproses cicilan anggota untuk menghasilkan bukti cicilan dan merekap laporan cicilansemua anggota untuk diberikan pada ketua koperasi.


3.2.1.2 Contex Diagram
            Contex Diagram adalah bagan yang menggambarkan tentang sistem secara komputerisasi dalam suatu organisasi yang memperlihatkan tentang batasan sistem dengan entity luar yang saling mempengaruhi, serta arus informasi secara umum yang mengalir diantara sistem dan entity luar tersebut.
Untuk lebih jelasnya contex diagram sistem informasi dapat dilihat pada Gambar 3.3 :
Gambar 3.3 Contex Diagram
3.2.1.3 Data Flow Diagram (DFD) Level 0
            Data Flow Diagram(DFD) level 0 merupakanpenjabarandaricontex diagram, seperti dapat dilihat pada gambar 3.4 berikut ini:
Gambar 3.4 Data Flow Diagram (DFD)Level 0
3.2.1.4 Entity Relationship Diagram (ERD)
            Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu bagan memperlihatkan hubungan antar beberapa file yang terbentuk, yang dihubungkan oleh sebuah field key.
Adapun bentuk ERD yang dirancang untuk pembuatan sistem baru dapat dilihat pada Gambar 3.5 berikut ini :
      Gambar 3.5 Entity Relationship Diagram (ERD) Koperasi
3.2.1.5 Struktur Program
            Struktur program dikembangkan untuk menampilkan apa yang dikerjakan pada sebuah sistem secara global yang mempunyai tingkatan antara modul program yang satu dengan modul program yang lainnya. Untuk lebih jelasnya struktur program dari pengolahan data simpan pinjam Koperasi Sakato dapat dilihat pada gambar  berikut ini :
Gambar 3.6 Struktur Program Koperasi


3.2.2    DisainTerinci
Disainterinciataudisain detail adalahmenggambarkansistemsecaraterinci. Dalamdisainterinciakandigambarkandisain-disaintentang input, output dandisain file. Berikutiniakandibahassatupersatudisainterincitersebut.
3.2.2.1 Disain Output
Keluaran (output) merupakan hasil dari pada disain yang diinginkan oleh user atau pemakai. Disain juga merupakan bentuk laporan dari sistem yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk kemajuan suatu usaha dan dapat dipakai sebagai bahan perbandingan oleh pimpinan dalam mengambil keputusan atau kebijaksanaan. Adapun disain output yang penulis rancang adalah sebagai berikut :
1.        DisainKartu Anggota
Cetak kartu anggota merupakan bentuk cetak kartu anggota yang akan diberikan kepada masing-masing anggota koperasi apabila melakukan simpanan pada Koperasi Sakato . Adapun bentuk disainnya dapat dilihat pada Gambar 3.7 berikut ini :
Gambar 3.7 Kartu Anggota
2.        Disain Laporan Anggota Koperasi

Gambar 3.8 Laporan Data Anggota Koperasi
3.        Disain Laporan Simpanan Anggota
Gambar 3.9 Laporan Simpanan Anggota
4.        Disain Laporan Simpanan Seluruh Anggota
Gambar 3.10 Laporan Simpanan Seluruh Anggota

5.        Desain Laporan PinjamanSeluruh Anggota
Gambar 3.11 Laporan PinjamanSeluruh Anggota

6.        Disain Bukti Pinjaman Anggota
Gambar 3.12 Disain Bukti Pinjaman Anggota
7.        Disain Laporan Cicilan Anggota
Gambar 3.13 LaporanCicilanAnggota
8.        Disain Laporan Cicilan Seluruh Anggota
Gambar 3.14 Laporan Cicilan Seluruh Anggota
9.        Disain Laporan Saldo Koperasi
Gambar 3.15 Laporan Saldo Koperasi
3.2.2.2  Disain Input
Disain input merupakansuatualatmasukan data yang mana input dibutuhkandalam proses pembuatanlaporan-laporan yang diinginkan, dapatditerimadandimengertiolehpemakai system.
Adapun bentuk dari disain input yang dirancang pada Koperasi Sakato  ini adalah :
1.        Disain Entry Data Anggota
Form entry data anggota berfungsi untuk melihat dan mengentrykan semua data anggota yang ada. Adapun bentuk disain entry data anggota dapat dilihat pada Gambar 3.16 di bawah ini :
Gambar 3.16 Disain Entry Data Anggota
2.        Disain Entry Data Simpanan
Form entry data simpanan berfungsi untuk melihat dan mengentrykan data simpanan anggota yang ada. Adapun bentuk disain entry data simpanan dapat dilihat pada Gambar 3.17 di bawah ini :
                       
       Gambar 3.17 Disain Entry Data Simpanan       

3.        Disain Entry Data Pinjaman
Form entry data pinjaman berfungsi untuk melihat dan mengentrykan data pinjaman anggota yang ada. Adapun bentuk disain entry data pinjaman dapat dilihat pada Gambar 3.18 di bawah ini :
                     
Gambar 3.18 Disain Entry Data Pinjaman
4.      Disain Entry Data cicilan
Form entry data cicilan berfungsi untuk melihat dan mengentrykan data cicilan anggota yang ada. Adapun bentuk disain entry data cicilan dapat dilihat pada Gambar 3.19 di bawah ini :
Gambar 3.19 Disain Entry Data Cicilan
1.2.2.1  Disain File
Setelah perancangan bentuk output dan bentuk input, maka selanjutnya adalah merancang file-file yang dibutuhkan. Dari file-file tersebut data akan direkam kedalam media penyimpanan dan perancangan file berdasarkan atas input-input yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.
File file yang akandigunakandalam proses pengolahan data Simpan pinjam koperasi guru pada Koperasi Sakato adalah :
1.         Disain File Data Anggota
Disain file data anggota berisikan data-data anggota yang tersimpan dalam database koperasi dengan rancangan struktur seperti Tabel 3.6 berikut ini :
Nama Database            : koperasi        
Nama File                    : anggota
Primary Key                 : kd_anggota
Tabel 3.6 Disain File Data Anggota
No
Field Name
Type
Width
Description
1
2
3
4
5
6
7
8
#kd_anggota
tgl_bergabung
nama
nip
status
golongan
alamat
simp_pokok
Varchar
Date
Varchar
Varchar
Varchar
Varchar
Varchar
Int
10

30
20
10
5
30
11
Kode Anggota
Tanggal Bergabung
Nama Anggota
Nomor Induk Pegawai
Status
Golongan
Alamat
Simpanan Pokok


2.        Disain File Data Simpanan
Disain file data simpanan berisikan data simpanan yang tersimpan dalam database koperasi dengan rancangan struktur seperti Tabel 3.7 berikut ini :
Nama Database            : koperasi
Nama File                    : simpanan
Primary Key                 : kd_simpanan
Tabel 3.7 Disain File Data Simpanan
NO
FIELD NAME
TYPE
WIDHT
DESCRIPTION
1
#kd_simpan
Varchar
10
Kode Simpanan
2
#kd_anggota
Varchar
10
Kode Anggota
3
simp_wajib
Int
11
Simpanan Wajib
4
simp_wjbkhusus
Int
11
SimpananWajib Khusus
5
simp_lebaran
Int
11
SimpananLebaran
6
simp_qurban
Int
11
Simpanan Qurban
7
simp_dw
Int
11
Simpanan Darmawisata
8
tgl_simpan
Date

Tanggal Simpan
9
saldo_koperasi
Int
11
Saldo Koperasi
10
saldo_anggota
Int
11
Saldo Anggota





3.        Disain File Data Pinjaman
Disain file data pinjaman berisikan data pinjaman anggota yang tersimpan dalam database koperasi dengan rancangan struktur seperti Tabel 3.8 berikut ini :
Nama Database            : koperasi
Nama File                    : pinjaman
Primary Key                 : kd_pinjam
Tabel 3.8 Disain File Data Pinjaman
NO
NAMA FIELD
TYPE
WIDHT
DESCRIPTION
1
#kd_pinjam
Varchar
10
Kode Pinjam
2
#kd_anggota
Varchar
10
Kode Anggota
3
lama_pinjam
Int
3
Lama Pinjam
4
tgl_pinjam
Date

Tanggal Pinjam
5
jml_pinjam
Int
10
Jumlah Pinjam
6
cicilan_perbln
Int
10
Cicilan Perbulan
7
bunga
Double

Bunga
8
total_pinjam
Int
10
Total Pinjaman







4.    Disain File Data Cicilan
   Disain file data cicilan berisikan data cicilan yang tersimpan dalam database koperasi dengan rancangan struktur seperti Tabel 3.9 berikut ini :
Nama Database            : koperasi
Nama File                    : cicilan
Primary Key                 : kd_cicil
Tabel 3.9 Disain File Data Cicilan
NO
NAMA FIELD
TIPE
WIDHT
DESCRIPTION
1
#kd_cicil
Varchar
10
Kode Cicilan
2
#kd_pinjam
Varchar
10
Kode Pinjaman
3
#kd_anggota
Varchar
10
Kode Anggota
4
tgl_bayar
Date

Tanggal Bayar
5
cicilan_ke
Int
3
Cicilan Ke-
6
jangka_sicil
Int
3
Jangka Sisa Cicilan
7
sisa_cicilan
Int
10
Sisa Cicilan

3.2.3    Flowchart Program
Flowchart program yaitu gambaran dari logika-logika program yang disusun pada saat pembuatan program. Pada flowchart program sistem pengolahan data simpan pinjam Koperasi Sakato adalah berikut ini :




1.         Flowchart Program Menu Utama
Flowchart Program Menu Utama adalah gambaran aliran dari program modul Menu Utama yang mana dalam flowchart program menu utama ini berisikan bagaimana proses aliran Prosedur menu utama. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.20 berikut ini : 
Gambar 3.20  Flowchart Program Menu Utama

Flowchart Program Sub Menu File adalah gambaran aliran dari program modul sub menu file yang mana dalam flowchart program sub menu file ini berisikan bagaimana proses aliran Sub menu file. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.21 berikut ini :
Gambar 3.21  Flowchart Program Sub Menu File

Flowchart Program Sub Menu Laporan adalah gambaran dari aliran program modul sub menu laporan yang mana flowchart program sub menu laporan ini berisikan bagaimana proses aliran sub menu laporan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.22 berikut ini :
Gambar 3.22 Flowchart Program Sub Menu Laporan
4.        ProgramFlowchart Entry Data Anggota
Flowchart Program Entry Data Anggota adalah gambaran aliran dari program entry data anggota, yang mana dalam flowchart program entry data anggota ini berisikan bagaimana proses aliran entry data anggota. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.23 berikut ini :
Gambar 3.23  Flowchart Program Entry Data Anggota

5.        Flowchart  Program Entri Data Simpanan
Flowchart Program Entry Data Simpanan adalah gambaran aliran dari program entry data simpanan, yang mana dalam flowchart program entry data simpanan ini berisikan bagaimana proses aliran entry. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.25 berikut ini :
Gambar 3.24  Flowchart Program Entry Data Simpanan
6.        Flowchart Program Entry Data pinjaman
Flowchart Program Entry Data Pinjaman adalah gambaran aliran dari program entry data pinjaman, yang mana dalam flowchart program entry data pinjaman ini berisikan bagaimana proses aliran entry. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.26 berikut ini :
Gambar 3.25 Flowchart Program Entry Data Pinjaman
7.        Flowchart  Program Entry Data Cicilan
                        Flowchart Program Entry Data Cicilan adalah gambaran aliran dari program entry data cicilan, yang mana dalam flowchart program  entry data cicilan ini berisikan bagaimana proses aliran entry data cicilan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.27 berikut ini:
Gambar 3.26 Flowchart Program Entry Data Pinjaman
8.        Flowchart Program Laporan Anggota Koperasi
Flowchart Program Laporan Anggota Koperasi adalah gambaran aliran dari program laporan anggota koperasi, yang mana dalam flowchart program laporan anggota koperasi ini berisikan bagaimana proses aliran laporan anggota koperasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.28 berikut ini :
Gambar 3.27  Flowchart Program Laporan Anggota Koperasi
9.        Flowchart  Program Laporan Simpanan Anggota
Flowchart Program Laporan Simpanan Anggota adalah gambaran aliran dari program laporan simpanan anggota, yang mana dalam flowchart program laporan simpanan anggotaini berisikan bagaimana proses aliran laporan simpanan anggota. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.29 berikut ini :
Gambar 3.28 Flowchart Program Laporan Simpanan Anggota
10.    Flowchart Program Laporan Pinjaman Anggota
Flowchart Program Laporan Pinjaman Anggotaadalah gambaran aliran dari program laporan pinjaman anggota, yang mana dalam flowchart program laporan pinjaman ini berisikan bagaimana proses aliran laporan pinjaman anggota. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 3.30 berikut ini :
Gambar 3.29 Flowchart Program Laporan Pinjaman Anggota